CARA MENGGALI ILMU SUPRANATURAL DALAM DIRI II

Posted by Hardian Hafrizal Friday, May 30, 2014 0 comments
     Sebelum saya menguraikan apa yang saya alami dalam spiritual saya dalam hal menggali ilmu supranatural lanjutan tentang mendatangkan khodam atau memanggil malaikat pendamping ada baiknya membaca pelajaran yang saya tulis dalam catatan buku yang pernah saya pelajari dari seorang guru,yaitu...:

MEMANGGIL RAJA JIN 1

Mendatangkan jin atau memanggil jin itu merupakan pekerjaan yang gampang-gampang susah. Sebab banyak or­ang yang telah mencoba mengamalkan thorekot-thorekot yang sudah ada, ternyata belum berhasil. Hal ini disebabkan karena mereka itu kebanyakan hanya mencoba-coba saja.
Sedangkan thorekot yang mereka amalkan itu sebenarnya mujarab. Maksudnya telah diuji dan hasilnya memang meyakinkan. Oleh karena itu apabila ingin berhasil, maka harus diyakini betul betul bahwa apa yang diamalkan itu akan membawa hasil seperti yang disebutkan di dalam thorekot itu.
Sebab orang yang mencoba-coba itu tentunya kurang yakin maka cobalah amalkan thorekot di bawah ini dengan hati yang penuh keyakinan akan terkabulnya apa yang diharapkan, maka insya Allah berhasil.
Adapun caranya yaitu :
1.       Masuklah ke dalam tempat yang sepi/sunyi. Kalau mungkin tinggal di tengah hutan seperti orang-orang yang sedang bertapa. Sebab hakekatnya sepi itu adalah di tengah hutan belantara, jauh sana jauh sini. Tetapi kalau kesulitan, dapat tinggal di kamar rumah biasa, tetapi jangan sampai terganggu oleh keluarganya.
2.       Di dalam kamar itu tidak boleh memakai penerangan lampu atau sinar dari luar yang masuk ke dalam kamar sehingga suasana di dalam menjadi terang. Dalam suasana yang terang, jin biasanya tidak mau datang
 Di dekat kamar atau di kanan kiri kamar tidak ada suara- suara yang ramai dari aktivitas orang pada malam hari maupun siang hari.
 Pakaian dan badannya harus suci. Suci dari najis atau suci dari hadas kecil atau hadas besar. Kalau wudhu’nya batal karena kentut dan lain sebagainya harus cepat-cepat keluar dan wudhu’.

 Pada malam hari membaca :

A’UUDZU BILLAAHI MINASYSYAITHAANIRRAJ1IM X3. LAA HAULA WALAA OUWWATA ILLAA BILLAAHIL ALIYYIL ‘AZHIIM X7. A’AANALLAAHU MAN A’AANANII ‘ALAA KHAIRIN X3.


6 Setelah itu lalu membaca surat Al-Jin x7.
1.                 Selesai membaca surat Al-Jin 7 kali lalu menoleh ke kanan sambil membaca :



           AHSANALLAAHU MAN AHSANA ILAA ARWAAHIL MU’MINIIN.

1.                 Menoleh ke kiri sambil membaca .




TAZDAADU B1HAA SIRRUN ‘ALAA SIRRIKUM. ASSALAAMU ‘ALAIKUM AYYUHAL ARWAAHUTH THAAHIRUUNA MIN JAANNIL MU MINIIN.

Maka anda lalu mendengar suara jin yang menjawab salam anda Ini pertanda bahwa raja jin yang anda panggil telah tiba di dekat anda. Maka mintalah kepadanya apa yang anda perlukan, insya Allah mereka memenuhi permintaan anda.


MEMANGGIL RAJA JIN 2

1.      Apabila ingin menaklukkan raja jin sehingga mau diper­intah apa saja yang tidak bertentangan dengan agama Islam, maka caranya yaitu :
2.       Masuklah ke dalam kamar yang sepi.
3.       Lakukanlah puasa selama tujuh hari.
4.       Setiap usai shalat fardhu membaca doa di bawah ini 7 kali.
5.       Setiap membaca doa, telapak tangan kanannya ditulis wifiq seperti di bawah ini:



Ketika mengamalkan thorekot ini, pada tengah malam vang pertama dalam kamar tersebut, merasa dilempari batu oleh seseorang yang tidak diketahui. Tapi anda tetap tenang saja, sebab batu-batu itu tidak akan mengenai anda dan tidak akan merusak kamar anda.
Kemudian pada malam berikutnya vaitu pada malam yang kedua datang pada tengah malam jin vang menyaru seperti ular besar lalu masuk ke dalam kamar anda. Namun anda tidak perlu takut karena ular itu tidak berbahaya bagi anda. Teruskan saja anda berada di dalam kamar yang sunyi itu.
Pada malam yang ketiga datanglah berbagai binatang buas yang siap menerkam dan memangsa anda tetapi sebetulnya binatang-binatang itu hanya menakut-nakuti anda saja. Oleh karena itu anda tidak perlu merasa takut. Hendaknya anda tetap tenang saja. Kalau anda umpamanya sedang membaca doa, maka teruskan saja sampai selesai
Pada hari yang keempat datanglah beberapa gadis anak-anak para raja jin yang berwajah cantik-cantik untuk menggoda hati, namun anda tidak perlu menanggapi mereka itu, sebab nanti amal anda menjadi rusak karenanya. Teruskan tugas anda kalau lagi membaca doa. Dan teruskan tidur kalau anda sedang tidur.
Pada malam kelima dan keenam datanglah beberapa jin membawa emas dan perak mau diserahkan kepada anda namun jangan diterima sebab nanti dapat merusak amal anda. Biarkan saja mereka berlalu. Lanjutkan amalan anda sampai selesai. Atau teruskan tidur anda. Jangan diperhatikan.
Pada malam yang ketujuh, datanglah 30 orang (manusia) dan 30 personil dari golongan raja jin yang shalih-shalih, maka anda harus memberi salam kepada mereka, adapun caranya memberi salam yaitu seperti di bawah ini :

SALAAMULLAAHI TA’AALAA WARAHMATULLAAHI WABARAKAA- TUHUU WA AZKAA TAHI YYAAT1HII ‘ALAIKUM YAA MA’SYARARRUUHAA NIYYATIWAZAADAKUMULLAAHU SYARAFAN WATA’ZHIIMAA.

Setelah mereka menjawab salam anda “WA’ALAIKUMUSSAAM WARAHMATULLAAHI WABARAKAATUH” maka mereka berkata: “Apakah gerangan keperluan anda pada saya?” Maka jawablah: Aku membutuhkan tiga puluh personil dari golongan anda untuk membantu keperluanku setiap hari satu personil. (Berarti setiap hari satu jin untuk membantu apa yang diperlukan. Maksudnya selama satu bulan bergantian satu persatu)


Baca Selengkapnya ....

DATANGNYA REZKI MENURUT WAKTU DAN HARI

Posted by Hardian Hafrizal Sunday, May 25, 2014 0 comments
dalam catatan sejarah, bahwa nenek moyang kita dahulu untuk mengetahui datangnya rezki/jatuhnya pangan itu juga ditentukan waktu, 
seperti berikut ini:
1.         Bila hari Ahad pagi, maka rezkinya besar hingga tengah hari, dan dari tengah hari sampai terbenamnya matahari rezkinya mulai mengecil/menyusut.
2.         Bila hari Senin pagi, maka datangnya rezki itu kecil hingga tengah hark dan dari tengah hari hingga terbenamnya matahari, maka datangnya rezki mulai membanyak/membesar.
3.         Bila hari Selasa pagi, maka datangnya rezki condong ke arah Timur, dan pada saat tengah hari hingga waktu Ashar mulai rahayu (membaik, bahagia).
4.         Bila hari Rabu pagi, condong ke Timur rezki kecil, tengah hari lingsir ke Barat rahayu, Ashar rezkinya besar.
5.         Bila hari Kamis pagi rahayu, lingsir ke Timur rezkinya besar, di kala tengah hari rezki kecil, dari Barat hingga Ashar rahayu.
6.         Bila hari Jum'at pagi kala lingsir ke Timur rezki kecil, dari lingsir ke Barat hingga Ashar rahayu.
7.         Bila hari Sabtu pagi lingsir ke Timur rezki kecil, kala lingsir ke Barat rezkinya mulai membesar.
           Demikian, wallaahu a'lamu bish showaab

Baca Selengkapnya ....

CARA NENEK MOYANG UNTUK MENGETAHUI SANDANG PANGAN MELALUI HARI PASARAN

Posted by Hardian Hafrizal 0 comments


Pada hakekatnya rezki termasuk di dalamnya sandang pangan, bahagia dan celakanya seseorang itu sudah ditentukan oleh Allah sejak azali. 
Namun di sini ada baiknya kami suguhkan menurut catatan sejarah nenek moyang kita dahulu, mereka itu di dalam mencari sandang pangan, mencari suatu pekerjaan harus diketahui hari mingguan serta hari pasarannya. 
Jadi setiap langkah kakinya hendak keluar rumah untuk mencari rezki harus dilihat/diketahui hari mingguan dan hari pasarannya, agar mendapatkan rezki yang banyak, sandang pangan yang cukup serta kedamaian. 

Inilah catatan para nenek moyang zaman dahulu kala :
1. Bila pada hari Jum'at Kliwon, maka letak sandang berada di sebelah Barat, sedang pangan terletak di sebelah Selatan, demikian juga sakit berada di sebelah Selatan.

2. Bila hari Sabtu Legi, maka letak sandang berada di sebelah Selatan, pangan dan sakit berada di sebelah Barat, dan pati berada di sebelah Timur.

3. Bila hari Ahad Pahing, sandang terletak di sebelah Timur, pangan berada di sebelah Barat, sakit berada di sebelah Selatan dan Timur, sedang pati berada di sebelah Utara.

4. Bila hari Senin Pon, maka sandang berada di sebelah Utara, pangan berada di sebelah Selatan, sakit berada di sebelah Timur, sedang pati berada di sebelah Barat.

5. Bila hari Selasa Wage, maka sandang berada di sebelah Selatan, pangan berada di sebelah Utara, sakit berada di Timur, sedang pati berada di sebelah Barat.

6. Bila hari Rabu Kliwon, maka sandang berada di sebelah Utara, pangan berada di sebelah Timur, sakit berada di arah Barat, sedang pati berada di arah Selatan.

7. Bila hari Kamis Legi, maka sandang berada di sebelah Timur,
pangan berada di sebelah Barat, sakit berada di sebelah Selatan, pati berada di sebelah Utara.

8. Bila hari Jum'at Pahing, maka sandang dan pangan berada di sebelah Barat, sakit dan pati berada di sebelah Selatan.

9. Bila hari Sabtu Pon, maka sandang berada di sebelah Selatan, pangan berada di sebelah Timur, sakit berada di sebelah Barat, sedang pati berada di sebelah Utara.

10. Bila hari Ahad Wage, maka sandang berada di sebelah Timur, pangan berada di sebelah Barat, sakit berada di sebelah Selatan, sedang pati berada di sebelah Utara.

11. Bila hari Senin Kliwon, maka sandang berada di sebelah Setalan, pangan berada di sebelah Timur, sakit berada di arah Barat, sedang pati berada di sebelah Utara
.
12. Bila hari Selasa Legi, maka sandang berada di sebelah Utara, pangan berada di sebelah Selatan, sakit berada di Timur, sedang pati berada di. Utara.

13. Bila hari Rabu Pahing, maka sandang berada di Utara, pangan di sebelah Barat, sakit berada di Timur, sedang pati berada di Selatan.

14. Bila hari Kamis Pon, maka sandang berada di sebelah Timur, pangan berada di sebelah Barat, sakit berada di Selatan, sedang pati berada di sebelah Utara.

15. Bila hari Jum'at Wage, maka sandang berada di Barat, pangan berada di Selatan, sakit berada di Utara, sedang pati berada di Timur.

16. Bila hari Sabtu Kliwon, maka sandang berada di Selatan, pangan berada di sebelah Barat, sakit berada di sebelah Timur, sedangkan pati berada di Utara.

16. Bila hari Ahad Legi, maka sandang berada di Timur, pangan dan sakit berada di Utara, sedang pati berada di Selatan.

17. Bila hari Senin Pahing, maka sandang berada di sebelah Selatan, pangan berada di sebelah Utara, sakit berada di arah Timur, sedang pati berada di Utara.

18. Bila hari Selasa Pon, maka sandang berada di Timur, pangan berada di Barat, sedang pati berada di arah Utara.

19. Bila hari Rabu Wage, maka sandang berada di arah Utara, pangan berada di sebelah Selatan, sakit berada di arah Timur sedang pati berada di Barat.

20. Bila hari Kamis Kliwon, maka sandang berada di sebelah Timur, pangan berada di Selatan, sakit berada di arah Barat, sedang pati berada di sebelah Utara.

21. Bila hari Jum'at Legi, maka sandang berada di arah Barat, demikian juga pangan berada di sebelah Barat, sakit berada di sebelah Selatan, sedang pati berada di Utara.

22. Bila hari Sabtu Pahing, maka sandang berada di sebelah Selatan, Pangan berada di Utara, sakit berada di Timur, sedang pati ada di arah Barat.

23. Bila hari Ahad Pon, maka sandang berada di sebelah Timur, pangan berada di sebelah Barat, sakit berada di sebelah Selatan, sedang pati berada di sebelah Utara.

24. Bila hari Senin Wage, maka sandang berada di arah Selatan, pangan berada di Utara, sakit berada di arah Timur, sedang pati berada di Barat.

25. Bila hari Selasa Kliwon, maka sandang berada di Selatan, pangan berada di Timur, sakit berada di Barat, sedang pati berada di Utara.

26. Bila hari Rabu Legi, maka sandang berada di sebelah Utara, pangan berada di sebelah Selatan, sakit berada di Barat, sedang pati berada di Timur.

27. Bila hari Kamis Pahing, maka sandang berada di sebelah Timur, pangan berada di arah Barat, sakit berada di Selatan, sedang pati berada di sebelah Utara.

28. Bila hari Jum'at pon, maka sandang berada di arah Barat, pangan juga berada di Barat, sakit berada di Selatan, sedang pati berada di Utara.

28. Bila hari Sabtu Wage, maka sandang dan pangan berada di Selatan, sakit berada di Timur, sedang pati berada di Barat.

29. Bila hari Ahad Kliwon, maka sandang berada di Timur, pangan berada di Barat, sakit berada di Selatan, sedang pati berada di Utara.

30. Bila hari Senin Legi, maka sandang berada di Selatan, pangan berada di Utara, sakit berada di sebelah 1/2 Timur, sedang pati berada di arah Barat.

31. Bila hari Selasa Pahing, maka sandang berada di sebelah Selatan, pangan berada di sebelah Utara, sakit berada di arah Barat, sedang pati berada di sebelah Timur.

32. Bila hari Rabu Pon, maka sandang berada di Utara, pangan berada dj sebelah Barat, sakit berada di Selatana, sedang pati berada di Utara.

33. Bila hari Kamis Wage, maka sandang berada di Timur, pangan berada di Barat, sakit berada di Selatan, sedang pati berada di Utara.

Demikian, hanya Allah sendiri yang tahu akan kebenarannya.
Wallaahu a'lamu bish showaab.

Baca Selengkapnya ....

MEMAHAMI KHODAM HURUF

Posted by Hardian Hafrizal Friday, May 23, 2014 0 comments
YANG dimaksud dengan huruf hijaiyah adalah huruf arab Berbicara tentang huruf hijaiyah berarti berbicara tentang huruf-huruf yang terdapat dalam ayat suci Alquran. Huruf hijaiyah terdiri dari 29 macam

Orang yang terlatih mata batinnya akan mampu menangkap bahwa di antara huruf yang tertulis itu nampak cahaya yang saling mengitari satu dengan yang lain. Hal ini menunjukkan bahwa dalam setiap huruf terdapat khodam atau penunggu.

Khodam selalu muncul bersamaan munculnya sebuah tulisan, namun juga bisa hilang manakala huruf itu terhapus Karena itu. semakin banyak Alquran dicetak, semakin banyak rajah ditulis para ahli hikmah, makin banyak pula khodam-khodam itu

Suatu huruf yang digoreskan secara benar apalagi disertai laku batin tertentu sudah tentu memiliki khodam yang khusus pula. Laku itu bisa diaktualisasikan dalam bentuk puasa, konsentrasi, dalam kondisi bersih — jasmani rohani — dan tata laku seperti menahan (mengatur) napas dengan metode tertentu bahkan pada sebagian aliran, penulis rajah, wifik atau azimat dilakukan dengan menekuk lidah.

Penulisan yang dilakukan memenuhi kriteria magis memiliki efek yang bagus. Dalam arti, khodam itu akan mendorong apa yang dimaksudkan penulis atau pemakainya menjadi lebih berhasil dengan izin Allah SWT.


Penulis berhasil merangkum hal-hal di seputar ilmu huruf itu dari berbagai kitab klasik warisan para leluhur, yaitu pengetahuan tentang nama khodam (malaikatil huruf) yang terdapat pada setiap huruf hijaiyah.



Apabila anda ingin menjadi orang yang militan dalam bidang do’a dan asma’-asma’, terlebih dahulu anda harus memahami berbagai macam nama-nama dari khodamnya huruf, yaitu seperti yang tersebut dibawah ini :

1. Huruf ”Alif” nama khodamnya :




Mathmah thalqiyaail
Hadhayuun
Syalhamiidin
Thamkholalasyin
Buhlaillakhin








2. Huruf ”Ba’” nama khodamnya :
Jaramhiyaail
Kosyamsyakhin
Hailakhin
Mahalsyathin






3. Huruf ”Ta’ ” nama khodamnya :

Mar'awiilin
Syahiirin
Hagiillu
Thuunusyin






4. Huruf ”Tsa’ ” nama khodamnya :

Jantsayaaiil
Kdaruusin
Thamatiitsin






5. Huruf ”Jim” nama khodamnya :
Thalqathyaaiil
Hadmakhin
Halasylakhakhin






6. Huruf ”Cha’” nama khodamnya :
Thafyaaiil
Dahliikhin
Kamsyakhathakhin






7. Huruf ”Kho’ ” nama khodamnya :


Hamliili
A’muthyaarin
Waakisyin
Dahuuyath





8. Huruf ”Dal” nama khodamnya :

Sakmahyaaiil
Halthafin
Mahlilakhin
Syauyiidin

9. Huruf ”Dzal” nama khodamnya :



Rafa'yaaiil
Alalmahashin
Shihdain
Syahlathin

10. Huruf ”Ro” nama khodamnya :




11. Huruf ”Za’ ” nama khodamnya:


A'lmasyyaaiil
Maadrasyin
Hathaathimin
Mahathin

12. Huruf ”Sin” nama khodamnya :

 
Hathgiilin
Matha’in
Athladin
Khiimin
Althalin

13. Huruf ”Syin” nama khodamnya :


Khardiyaaiil
Syathiifin
Kahyayalin

14. Huruf ”Shod” nama khodamnya :



Hardiyaalin
Syaruukhin

Hamsyin

15. Huruf ”Dlod” nama khodamnya :


Kalqiyaaiil
Yuukhin
Ruukhin
Amuusyin

Thamlasyiithin

16. Huruf ”Tho’” nama khodamnya :


Ashthayaaiil
Syamhathin
Malsyakhin
Malhasyin

Thamhin


17. Huruf ”Dho’” nama khodamnya ;


Tharkhayaaiil
Hamyathyuwaasyin
Ma'adin

Masyathin

18. Huruf ”’Ain” nama khodamnya :


Syarhiyatin
Lakhthomin
Ghodiifin

Arzadin

19. Huruf ”Ghoin” nama khodamnya :


Salkafail
Asy'athlafin
Hayuuthin
Syathuthafin

Kalkafafin

20. Huruf ”Fa”' nama khodamnya :


Syathaathiilin
Kaithomin
Razthasyin

Halkhiithin

21. Huruf ”Qof” nama khodamnya :


Azqiilin
Ghodghoshin

Thalhiyasyin

22. Huruf ”Kaf” nama khodamnya :


Syamhiyaa'ii!
Safruudin
Hamiithan

Khathasyin


23. Huruf ”Lam” nama khodamnya :


Thahthayaa iil
Ghaghiithin
Thahmasyin

Khlasyadamsn

24. Huruf ”Mim” nama khodamnya :


Syaraakhiil
Hajamsyathin
Kaliyaathin
Madmakhin

25. Huruf ”Nun” nama khodamnya :



Sha’riyaaiil
Hajamsyathin
Kalityaathin
Madmakhin

26. Huruf ”Wawu” nama khodamnya :


Thuufayaaiil
Mahdaduuhin
Syaltamuukhin

Baraakhin

27. Huruf ”Ha’” nama khodamnya :


'Afrayaaiil
Dzabhathin
Hamkiilin

Hasythiithoin

28. Huruf ”Ya’” nama khodamnya :

Hardaqiiiin
Damgoigin
Halhafin

Syuwaiyadikhin



Penjelasan :

Dari Ulama’ Salafah berkata : Bagi siapa orang mu’min yang hafal, Nama-nama Khodam (khodamnya huruf), dari huruf (Alif) sampai huruf (Ya’), orang tersebut akan dimudahkan semua hajat, dan dilipatkan kepandaiannya, seperti orang-orang yang dahulu yang men­dapatkan ”Ilmu LADUNN1”.

Dan diberi Mujarab apa saja yang diminta pada Allah Swt. baik melalui tulisan maupun melalui ucapan, yang benar bagi kekuasaan yang Maha Kuasa. Disamping itu masih ada tambahan-tambahan dera­jat yang tidak disangka-sangka.

Baca Selengkapnya ....
Cara Buat Email Di Google | DisClaimer | Terms and Conditions ("Terms") | Privacy Policy | Copyright of Hati Ikhlas dan menerima kenyataan syarat terkabulnya Do'a.
|